Tag

, , , , ,


Pesona Tersembunyi, Air Terjun Timbulun

Pesona Tersembunyi, Air Terjun Timbulun

Nah, ada kunjungan luar biasa kemaren ke kota Painan, tepatnya kujungan dari orang-orang hebat, bayangkan Painan dikunjungi Fatris Fais M, Langgeng Putra, Pinyu Ramadhani apa tak luar biasa, para master fotografer ini mengabadikan berbagai moment dan suasana Painan, bersama Andres dan Bang Joy dengan canon 50D-nya yang keren, tour petualangan dimulai dari Carocok Dan Pulau Cingkuk. Tak banyak yang bisa saya ceritakan dalam trip pertama ini, karena suatu dan lain hal saya tak bisa berpartisipasi. Tapi foto keren Langgeng bisa dilihat disini: http://www.facebook.com/media/set/?set=a.3123863554391.104186.1798680203&type=1

Trip ke dua adalah slow speed, Langkisau night photography, yang sengaja tidak dulu diceritakan. Kita cari waktu yang tepat untuk bercerita tentang ini nanti “Lai Alif, kan Lain ndak Waw do?”. Ada pula Hari Chemput pada edisi ini. Namun yang akan saya bagi adalah Pesona Tersembunyi, Air Terjun Timbulun, Air terjun yang dahulu adalah tujuan favorit wisatawan lokal, namun karena banyak faktor, objek wisata yang masih asri ini sudah jarang dikunjungi.

Pinyu - Langgeng - Fais

Pinyu – Langgeng – Fais

Terlepas dari indahnya pariwisata bahari, Kota Painan menyimpan pariwisata air terjun yang sangat menarik dan masih asri. Panorama Air Terjun Timbulun, Air terjun yang bertingkat-tingkat dengan pesona alam perbukitan yang menyejukkan. Air Terjun Timbulun berada di sebalah Timur Kota Painan. Di Kampung Painan Timur, gerbang masuk ke Timbulun berada, dengan berjalan kaki menelusuri kaki bukit, melintasi aliran sungai, dan memasuki ladang penduduk kurang lebih 20 menit kita akan sampai di tingat satu air terjun yang indah ini. Saat ini pun kita bisa mengugunakan motor untuk sampai pada tingkat satu, cuma tentu di harapkan hati-hati, karena beberapa jalur masih berbatu.

Maka pagi-pagi sekali Mas Langgeng yang tidur jam 12an, telah membangunkan kita, yang tidur entah jam berapa, saya yakin jam 03.30an Faiz masih bangun, masi terdengar dia ngobrol bersam Mbenk dan Pinyu. Bahhh.. Mas Langgeng ini memang luar biasa semangatnya, tak berapa lama Bang Joy juga sampai di rumah. Sekitar jam 06.00 kurang kita bergeak ke lokasi air terjun sayang sii Kiyai Faiz memilih untuk melanjutkan pertapaan. Kami berempat sesampainya di tingkat satu langsunglah beraksi, slow speed dipagi yang masih remang tentulah menjadi pilihan yang menarik.

Air terjun Timbulun sendiri bertingkat-tingkat. Pilihan untuk menelusuri jalur terserah kita, apakah kita akan terus menelusuri menuju tingkat-tingkat ke atasnya, tak pernah ada informasi pasti Timbulun sampai tingat berapa. Akan tetapi, pada dasarnya tingkatan yang sering di kunjungan secara umum adalah tingkat dua, tingkatan ini adalah wilayah favorit, selain medannya yang tak begitu berat, panoramanya juga sangat menarik, gemeruh airterjuan, suasana hening, jika ingin mandi ada aliran sungai dan hijau hutan membuat kita merasa tenang. Sayangnya Pinyu dan Bang Joy bertahan di Tingkat satu dan saya bersama Mas Langgeng menerobos ke tingkat dua.

Air Terjun Timbulun

Air Terjun Timbulun

Daun di atas Batu

Daun di atas Batu (Terispirasi foto Mas Langgeng)

Mengingat waktu bada belum mem-bonsor, saya dulu pernah menelusuri sampai tingkat ke 4. Tentu hal ini tidak bisa dilakukan asal-asalan, kita harus hapal rute, kesiapan fisik dan jalur yang penuh tantangan, mendaki bebatuan yang licin membuat aura petualangan begitu kental. Maka disarankan bagi yang tertarik menelusuri sampai ke beberpa tingat haruslah memiliki kesiapan khusus, baik fisik, logistic maupun P3K.

Terlepas dari itu semua, panorama indah yang dimiliki Objek Wisata Air Terjun Timbulun tentunya butuh diperhatikan baik oleh pemerintah maupun masyarkat sekitar. Dengan diperhatikan dan dikelola dengan baik, potensi pariwisata yang dulu pernah dilirik oleh infestor asing ini, tentunya akan menjadi aset lagi bagi pergerkkan pariwisata di Painan secara khusus dan Pesisir Selatan secara umum, dan yang paling utama jika hal itu terwujud tingkat kesejahteraan masyarakat sekitar bisa bergerak lebih baik.

Timbulun Tingkat Satu

Timbulun Tingkat Satu

Segarnya padi di Timbulun

Segarnya padi di Timbulun

Pulang

Pulang

Tabik, sampai jumpa lagi…

Iklan