Arif "mamak" wisuda - wisudawan aktifis lo tu :p

Aihhhg…berkunjung ke sebuah wisuda Arif “mamak” di FISIP Unand (26/11/2011) memang menghadirkan sebuah catatan, manis asam asin J. Bagaimana tidak dibilang seru, di tengah rutinitas yang lumayan menyita waktu, berangkat dari Painan dengan Chemput dan Echo saja sebenarnya sudah berkah, bisa marusuh dan batea-tea di mobil saya juga bikin nyaman, “awak mudo baru pak, justru itu wak ugal-ugalan”, hehehe…kan io ndak Puuttt.

Singkatnya: berjanji dimalam hari, berangkat jam 07.00 akirnya baru jalan jam 08.00 lewat karena sii Chemput ketiduran, kato Echo sih ala dijagoan, namun apalah daya Chemput tak bangun. Berangkat dengan mobil yang berpenyakit aneh dan tak terditeksi (walau akhirnya aman), singgah di rumah Foni ambil foto, singgah di kost Mbenk di suguhi teh sembari memberikankan foto yang akan diedit, akhirnya kami sampai di Fakultas FISIP sekitar jam 11.00an.

Tukang Rusuh

Nah dengan kamera ditangan, langsung saja tanpa pikir sana sini sii Echo menjepret, apa aja, apa yang tampak, apa yang menarik…hahaha, namanya juga muda ya ugal-ugalan. Sebelum masuk ke ruang wisuda kami sempat sianggah di Posko Bantuan Banjir Bandang, Pesisir Selatan (IKA_UA), saya terharu sekaligus bangga, kerabat antropologi peduli pada kampung saya. Kita berdiskusi, Chemput juga menjelaskan hal-hal dan perkembangn bencana banjir serta keperluan di lapangan, “trauma hiling dan pendampingan sepertinya salah satu yang penting untuk saat ini”.

Tawa merdeka wisudawan 🙂

Nah, tanpa panjang lebar kami langsuang saja masuk keruang wisuda, dengan senjata canon caliber 18-55mm dan 70-300mm, saya dan Echo mulai jepret sana, jepret sini. Nah pada saat saya ingin di foto chemput-lah yang menjepretnya, hanya sekali diajarkan Chemput langsuang ahli, paling tidak dalam hal sudut pandang dan komposisi foto Chemput lancar dan pas, salut buat Chemput (modenyo Chemput bali kamera jo dalam waktu dakek ma).

Kemudian tanpa disangka dan diduga, disuasana yang riang bergairah ini ada bang Dhico Asmara dan Delvi yang juga membawa senjata, ada Alfi pula tentunya. Bah… saat inilah kegokilan terjadi, kita memotret apa saja yang menarik, yang dianggap moment penting, yang dianggap seru, tak peduli orang yang tak dikenal, HAHAHA. Seperti biasalah, dengan gaya sok akrab semua di menjadi bisa menjadi objek sakaligus sabjek, apalagi ada bang Dhico masih asik dan akan tetap asik. Eeee sedang asik-asik, tiba-tiba ada Ayu, hay Ayu…,banyak anak painan sekarang di FISIP ya, (jika mengingat tahun 2001, saya benar-benar sulit menemukan orang kapung di kampus orange ini). di FISIP juga ketemu Bu Yunarti, sudah lama tak jumpa, ketemu juga beberapa kawan lama, hum benar-benar hari yang seru.

Iko nan mantik e, sok akrab ba foto sumbarang kanai..heheh anak Fisip kini kamek-kamek yo 🙂

Nah jadilah isi file foto saya dan saya yakin kawan lain juga demikian dipenuhi foto-foto yang tak kita kenal, ada yang kenalan setelah berfoto, ada yang di foto senyum senyum. Mudah-mudahanlah setelah di publikasikan nanti yang punya foto mau berkenalan dengan saya J . Sehabis agenda foto-foto usai, sempat singgah di Kafe Ni Ezi, Kafe Fisip tempat pergelutan diri yang luar biasa sewaktu kuliah.

Di Kafe FISIP

Sekitar jam 2an akirnya kami bergerak ke bawah, menuju beberapa tempat, beli roti amak, ambil pelek mobil Echo, ke modern foto tanya kamera dan peralatan (ada niat mau buka rumah photogarphy), juga singgah di conter tempat Chemput servis HP, dan akirnya menuju painan dengan rusuh dan ugal-ugalan (karna kita masih muda).

Nah untuk menutup cerita ini saya mengucapkan selamat kepa Arif Mamak yang telah di wisuda, begitu juga untuk Iqbal, Agung, Riki, Popoy, Uci, dan semua-semuanya. Selamat liburan dulu barang sejenak, selamat datang di Dunia Nyata.

Ini di Echo

Chemput

foto lengkap bisa di lihat di http://www.facebook.com/media/set/?set=a.2277738019309.2106767.1124508949&type=1

Belum sempat di edit Ne…(di maklumi) – salam

Iklan