Telah berkali aku inisiasi diriku sendiri, pada keterasingan dan keresahan agung, dalam putaran proses tak jua kunjung kutemukan pola yang tepat untuk menghadang sistem, maka dalam kerelaan ini aku selipkan alternatif pada tubuh pada kecurigan kehendak yang tak pernah lenyap.

Selepas magrib aku mainkan dendang lama, prosesi perprosesi aku tikamkan pada diri, terurailah lubang hujan, sekujur logika bergerak menyajikan sesajen, kapan totem ini dimainkan puan, hari telah berganti haru dan perjalanan malam tertuntaskan oleh gelisah, tidakkah kau rindu aroma tenda dan rumput basah?

Sendiri kuberkati diri, semua proses aku jalani, mari berkemas, membaptis yang telah tuntas, dalam keberangkatan kita hantarkan tanda, serupa makna ia disapa melalui cara, sebab merapikan logika jauh lebih sulit dari pada bergulat dengan aksara!

Painan, September 2011

Iklan