Angkatan 2001, Aigh...sebelum berbuka sempatkan dulu berphoto 🙂

Ini masih cerita buka bersama, namun ceritanya dari kawan-kawan SMA 2 Painan, angkatan 1998 tahun tamatan 2001. Agak sedikit targis sih, kami selalu bisa berbuka bersama di last minute, kalau lah tak sehari sebelum takbiran, ya pas malam takbiran, dan tahun ini kita lakukan di saat satu hari sebelum takbiran (bagi yang lebaran di hari selasa ya…). Tapi Alhamdulilah ya (Syahrini mode on), kita yang sudah sepuluh tahun tamat SMA masih bersemangat untuk berkumpul dan berbuka bersama.

Kenapa selalu dilaksanakan di menit-menit terakir, tentunya batasan ruang dan waktu sering kali membuat kita terjebak dalam hegemoni modrenitas, wiu wiu..bahasa apa ini?? . yayaya bilang saja karena dihari-hari terakhir puasalah kita tak lagi sibuk dalam dunia kerja, kawan-kawan yang dari rantau pun sudah pada pulang disaat saat seperti inilah kita bisa menyediakan waktu buat berkumpul.

Maka dari itu, Ipit AB – Yani dan kawan-kawan lain yang tergabung di grup BB (grup bau badan, ya tidaklah, gaul dong brod, Blec Bery ditulis BlackBerry dibaca BeBeeMan gitu loh, hari gini mamen) heheheh, ternyata telah merancang dan mendiskusikan buka bareng 2001, maka saya yang masih menikmati mobile phon kalisk, tercengang saja saat di SMS dan Telp kawan-kawan bahwa hari ini kita angkatan 2001 akan mengadakan buka bersama.

Singkat cerita setelah konfirmasi sana-sini maka kita berkumpul jam 17.30 di rumah pak bos warnet TKP35, Pak Id, “Edwar Vanhelen”,  kita berkumpul untuk berbuka bersama, namun tak punya lokasi berbuka, setelah dicek satupersatu tempat berbuka ternyata oh ternyata tak ada satupun yang kosong, tak ada yang bisa kita boking. Akirnya kita menuju Carocok, disana dari beberapa café dan rumah makan tak jua ada yang mau menampung kita untuk berbuka, malang nian oh malangnya. Maka dari itu Abang kita brod Hengki Leting, membeli beberapa teh botol untuk membatalkan puasa, selanjutanya bergeraklah kita mengelilingi Painan mancari tempat penampungan, akirnya setalah putar berbutar kita menemukan kafe yang sepi di belakang rumah sakit Painan. Mari berbuka, selamat makan.

Sebelum cerita ini berlanjuat, siapakah itu Kita, maka mari mengabsen, kita itu adalah: Yani, Hengki, Pak Id, Unying, Ipit, Acong, Raflen, Rori dan Sii Yuka J. Heehee hebatkan kami yang 9 orang ini telah berhasil menjadi wakili angkatan kami untuk melanjutkan tradisi berbuka bersama, tapi jangan salah dulu dalam perjalannya menuju malam akan datang tambahan pasukan, yang akan melengkapi gelak tawa dan nostalgia SMA.

Selesai berbuka perjalanan dilanjutkan ke Puncak Langkisau, sebelumnya sempat singgah membeli mercun. Di Langkisau kita meledakkan kegembiraan, meladakan mesa lalu, bersama bunyi mercun dan percikan kembang api. Nah disinilah jenggo-jenggo 2001 akirnya menyusul, pesta kembang api ini menjadi makin seru dengan kehadiran, David Dewa, Iwen, Rori Basrianto, Uwa Leting. Bergunjing dan berphoto-photo rialah kami. Selepas itu semua pasukan akirnya bergerak menuju parkiran cerocok.

Di Langkisau kita meledakkan kenangan

Nah inilah puncak acara hari ini, sesampai di Carocok mulailah Ipit AB manceracou, bertautautan seperti efek domino kami semua menceritakan apa saja kenangan yang pernah diingat, tentang semua kegembiraan masa lalu, kenangan waktu bujang dan waktu gadih. Sekarang sih masih banyak juga yang bujang dan yang gadih, tapi bagi yang sudah berkeluarga, kami yang bujang dan gadih ini menjadi sasaran tembak, hehehe “asailah”.  Iwen kembali membeli mercun, kembali kami meledak dalam gelak dan tawa, meledak dalam kisah-kisah. Tentu yang tak lupa adalah photo ba photo, pose berpose dengan segala gaya yang aneh. Tak terasa sudah jam sebelas, maka akirnya kami putuskan untuk merenggang langkah kembali ke rumah.

Ternyata kegiatan kumpul bareng malam itu dilanjutkan pada Sabtu, 3 September, tepatnya lebaran ke 4, setelah kawan-kawan pulang dari pesta pernikahan Hari Afdani #ketua osis kami, (maaf tak bisa datang yang Brod) pasukan kembali dikumpulkan. Sehabis kunjungan Meide Hermanto dan Nolly Vironika ke rumah saya, saya kambali berkumpul di TKP35, tim kali ini terdiri dari, Vicky Incek, Edo Patui, Raflen, Ipit AB, Yani dan Sii Yuka. Kita menyusun perjalan ke Carocok, sayangnya Bos TKP Edwar Vanhelen, tak bisa ikut, sibuk. Maka bergeraklah kita ke Carocok, malangnya di jalan terjebak macet, untunglah kita punya kesempatan putar arah, kita bergerak menuju Pantai Bukit Ransam disini gosip, kenangan dan gunjingan kembali dibentang. Tentunya yang tak ketinggalan kita berpose dan berphoto-photo ria, seperti sebuah ending yang manis, di lokasi inilah direncanakan sebaiknya Tahun depan kita mengkonsep kegiatan ini lebih baik. Mukin dengan lebih banyak mengajak dan menghadirkan kawan-kawan yang lain, namun kecek Ipit AB, “haruslah yang sa-baun, jadi kalo bagalak-galak lapeh”, kecek Vicky “sore ko kito basobok balik di lapangan basket”. Sampai jumpa tahun depan,”. Tabik

 

Tim Lebaran di Bukik Ransam

Tim Lebaran di Bukik Ransam

Mau menikmati foto lengkap silahkan klik: http://www.facebook.com/media/set/?set=a.2041180745525.2100656.1124508949

Iklan