Tag

,


Tak ada nelayan yang ragu pada hujan, namun badai membuat setiap nelayan penasaran.

Di hujan nelayan akan melempar pukat, ia menjala kata, dari benih-benih mitos laut yang masih tersisa. Laut selalu punya tanya dan cerita. Laut selalu mengizinkan kita untuk bersajak riang gembira dan laut juga akan memilihkan alur kuat untuk prosa-prosa miris yang tak tertuntaskan.

Pada badai yang selalu membuat penyair penasaran, nelayan menghitung bintang, menerjemahkah legenda-legenda. Roh ombak tak akan melepasakan sebait puisi pun untuk menepi, setiap yang telah sampai ketengah akan tahu bulir-bulir gelombang menerjang, memanja, membius dan mencandu.

Hujan dan badai, penyair berebut kata dengan nelayan. Memperebutkan sebidang laut, ini ranah tempat kami melempar sesaji, tempat kami menemukan hujan yang hangat dan badai yang manja, laut melepas sekaligus menghambat.

Painan, Januari 2010.

Iklan