barcelona juara la liga 2010-2011, 12 Mei 2011, dokumentasi barcelona.cat

Barcelona akirnya memastikan diri juara la liga musim 2010-2011. Berhasil menahan seri Levante 1-1, membuat Barcelona tak akan terkejar lagi oleh sii madrit. Ini adalah gelar ketiga secara berturut-turut dalam tiga tahun terakir. Dan Bercelona masih menyisakan dua partandiangan lagi, karenkan. Tentunya saya sangat gembira dengan hasil ini. Saya adalah pencinta Barcelona sejak 1991/1992, saat mereka juara Piala Champins, saya baca di koran, (di posting yang lain waktu saya akan cerita tentang kesukaan  terhadap Bercelona),.

Kenapa saya gembira? karna saya merasa layak untuk gembira dan mengambil bagian merasakan kemenangan ini. Secara proses Barcelona bermain dengan indah, cara mereka bermain meberikan kepuasa saat menontonnya. Kepuasan tersebutlah yang memberikan rasa nyaman, saat pertandiangan berakir, tak peduli kalah, seri atau menang. Mereka para pemaian, pelatih dan menajemen club menurut pendapat saya adalah orang-orang yang mengerjakan apa-apa yang mereka ucapkan.

Tataran ide, laku proses dan laku tindak terkongkrikkan, hal ini menjadi poin dimana budaya instan secara tak langsuang di pinggirkan oleh Barcelona. Nah pada tanggal ini pula 12 Mei 2011 bangsa saya mengenang trgedi 12 Mei 1998, (saya rasa yang kita lakukan sampai saat ini hanya mengenang-ngenang saja). Samapai hari ini cerita tenang 12 Mei 1998 tersebut  tak pernah terselesaiakan. Apakah ini sengaja di pelihara untuk selalu bisa menjadi “alat”, memang tak niat untuk di selesaikankan, atau tak bisa lagi di selesaikan?

Apa pula hubungan Barcelona Juara dengan tragedy Trisakti (perjuangan reformasi) ini, saya tak ingin mencari hubunganya, menyelip-nyelipkan teori untuk menghubungkan, tak pula niat menghubung-hubungkan, satuhal yang berhubung anatar kedua kejadian ini adalah tangal 12 Mei 2011. Tentunya apa yang saya lakukan ini hanyalah mencatat, mencatat apa-apa yang menurut saya seru untuk dicatat. salam

Iklan